Minggu, 24 Juni 2012

agama yang paling benar ,tepat,terbaik dan terbukti berasal dari tuhan sesungguhnya

Agama yang paling benar di dunia
Saya tidak setuju kalau ada yang mengatakan semua agama itu benar karena jika ada orang muslim mengatakan semua agama itu benar maka sama saja dengan dia mengakui bahwa Tuhan Itu jumlahnya banyak.Yang jelas dia melanggar dan tidak mengakui surat al-iklash ayat pertama yang berbunyi “ katakanlah dialah allah yang maha esa”,Maka dari itu saya simpulkan bahwa Islamlah agama yang paling benar di dunia.Meskipun setiap agama mengajarkan Perilaku Kebaikan, tetapi tidak semua agama Mengajarkan konsep ketuhanan yang benar karena di dunia ini Cuma ada satu agama yang di ridhoi dan di akaui Kebenaranyanya di mata Tuhan yang maha esa yaitu ISLAM.Di bawah ini saya akan jelaskan bahwa agama yang paling benar adalah agama yang menyembah Tuhan yang maha esa sesungguhnya tanpa menyembah yang lain dari padaNYA.
Konsep ketuhanan dari semua agama :
1.      Konsep ketuhanan agama Islam ( Menyembah Allah yang maha esa)
    Jelas agama yang menyembah Tuhan yang sesungguhnya adalah Islam .Agama Islam tidak pernah menyuruh umatnya untuk menyembah Mahkluk ciptaan ALLAH baik itu makhluk hidup maupun makhluk mati dan tidak pula menyuruh umatnya menyembah manusia,setan.jin ,patung pohon dan makhluk –makhluk yang lain .Karena memang Cuma ALLAH satu-satunya yang mereka sembah.Jangan pernah menanyakan seperti apa ALLAH itu? Karena kita bisa gila memikirkannya sebab akal manusia tidak bisa mencapai hakikat ketuhanan yang Maha Esa karena ALLAH itu Maha Gaib dari segala sesuatu .Kita akan melihat ALLAH setelah Ruh berpisah dari Badan ( Meninggal dunia/ mati) itu pun kalau kita masuk kedalam surganya.Jadi agama Islam itu hanya mempunyai satu Tuhan bukan dua maupun banyak ,hal ini sesuai dengan ajaran kitab suci mereka( AL-Qur’an) tepatnya di dalam surah al-Iklash ayat satu sampai Empat yang berbunyi:

     1.Katakanlah hai( Muhammad) Allah itu Maha ESA.( eas artinya tunggal dan Cuma satu-satunya)
2.Allah tempat memohon dan meminta
3.Allah tidak beranak dan tidak pula di lahirkan
4.Maka tak ada satupun yang menyamainya( Allah tidak seperti ciptaannya termasuk nabi dan kita)
AL-IKHLAS AYAT 1 SAMPAI 4
  Itulah konsep ketuhana agama Islam.
2.AGMA KRISTEN DAN YAHUDI( penyembah Tuhan tetapi juga menyembah manusia)
     Ternyata Islam mengetahui Konsep ketuhanan Yahudi dan nasrani,di dalam surat at-taubah ayat 30 di jelaskan bahwa” Orang-orang Yahudi berkata Uzair itu anak allah dan Orang kristen mengatakan bahwa Isa bin Maryam itu Putra ALLAH.Demikian yang mereka ucapkan,mereka meniru perkataan Orang-orang kafir terdahulu sehingga membuat mereka berpaling kepadanya”.Pada awalnya agama kristen dan yahudi adalah agama yang menyembah Tuhan Allah yang sesungguhnya tetapi Para ahli agama mereka( nenek moyang mereka) merubah dan menukar ajaran yang telah di bawah oleh nabi Musa dan Nabi isa.Maka dari itulah mereka menyembah manusia juga seperti Kristen menyembah Yesus dan Yahudi menyembah nabi Yakub( Yahweh) dan Menyembah Uzair.Jelas ini kedua agama ini bukan lagi agama yang paling benar melainkan agama yang sudah di sesatkan oleh Para ahli kitab terdahulu karena menyamakan  Tuhan dengan Makhluk ciptaanya( manusia).
3.Agama Hindu ( Penyembah Dewa)
    Sungguh agama ini agama yang menyimpang karena mereka bisa tahu wujud-wujud Tuhannya yang di gambarkan padahal Tuhan Itu maha Gaib bahkan sama persis Tuhannya dengan manusia .Berarti Dewa itu awalnya manusia bisa maka dari itu agama Hindu juga agama penyembah Makhluk ciptaan Tuhan.
 4.AGAMA BUDHA( agama penyembah MANUSIA)
Agama inipun juga demikian karena agama ini penyembah manusia yang bernama Sidharta gautama Budha.Oleh sebab itu saya klaim agama ini bukan agama yang benar.
   
Bukti -bukti bahwa Islam agama yang paling benar:
 Dari Kitab Yesaya:

Ayat ke-3 selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu lalu dikasihi oleh Allah, serta berkenan menerima perkataan-perkataan dari Dia, yang muncul dari Mekkah (Paran) itu. Kesimpulan yang diperoleh dari seluruh tafsiran ini, ialah: ,"Dari Mekkah akan datang Nabi itu, yaitu Nabi Muhammad s.a.w."Kitab Nabi Yesaya pasal 41 ayat 1-4 bunyinya: 
 1. Berdiam dirilah kamu hai sekalian pulau, hendaklah segala bangsa memperbaharui kuat dan kuasanya, serta datang kemari, hendaklah mereka itu memutuskan hukum. Kami hendak bersama-sama datang hampir akan berhukum.
 2. Siapa gerangan yang, sudah membangkitkan Dia dari musyrik dan bertemu dengan segala kebenaran pada segala langkahnya? Siapa Dia, yang menyerahkan segala orang-orang kafir dihadapan haderatnya dan akan memberikan kuasa atas segala raja-raja dan menyerahkan mereka seperti duli dan kepada busurnya seperti jerami diterbangkan angin?
3. Pada masa diusirnya mereka itu? Dengan selamat juga ia terus kepada jalan yang belum pernah dilangkahinya,
4. Siapa gerangan sudah mengadakan dan membuat dia, sambil memanggil segala bangsa asal mulanya. Aku ini Tuhan yang pertama, maka Aku ini yang kemudian sama saja.   Didalam kutipan tadi, juga dijelaskan lagi, betapa nabi itu akan mengadakan peperangan dan akan mengalahkan orang orang dan raja-raja kafir sekalipun. Didalam ayat ke-3 diceriterakan betapa Nabi itu harus, "Hijrah" ke tanah yang belum pernah dijejakinya, dengan selamat. Hal ini mengingatkan kita kepada "Hijrah Rasulullah" dari Mekkah ke Medinah dengan selamat. Ayat ke-2 menceriterakan bagaimana Muhammad mengalahkan raja-raja dan orang-orang kafir hanya sebagai duli yang diterbangkan angin, serta anak panah-anak panah lawan yang seolah-olah hanya jerami belaka, artinya tidak sampai melumpuhkan Muhammad dan tentaranya. Yesus belum pernah melakukan peperangan selama hidupnya. Sebab doktrin Yesus kita kenal yaitu: Bila ditempeleng pipi kiri berikanlah pula pipi yang kanan, dan cintailah sesamamu manusia, bahkan musuhmu juga. Dengan doktrin ini Yesus tidak mungkin akan mengadakan peperangan-peperangan dan serbuan, apalagi Yesus bukankah pernah mengatakan, bahwa kerajaannya bukanlah di dunia ini? (Yahya 18: 36).
Dalam Kitab Umat Hindu: Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul "KALKY AUTAR" (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.
Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.
Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri "KALKY AUTAR" sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.
Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.
Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya "ABDULLAH". Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya "AMINAH". Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya MINAH.
Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebiuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.
Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra' Mi'raj dimana Rasullah mengendarai Buroq.
Dalam Kitab Kaum Persia:
Selainnya dari Weda, nama Muhammad dapat pula kita jumpai dalam kitab orang Parsi. Kita baca umpamanya dalam Kitab Datasir 14, berkatalah Susan, Nabi orang Parsi: "Apabila orang-orang Parsi sudah terjerumus dalam budi pekerti yang begitu rendah,"'maka seorang akan lahir ditanah Arab" yang pengikut-pengikutnya membalikkan takhta kerajaan agama dan segala barang mereka itu. Seseorang yang berkepala batu yang amat berkuasa di Parsi akan dihalaukan. Rumah yang didirikan itu, dimana berhala-berhala banyak terdapat disitu akan disucikan daripada berhala-berhala itu, dan banyak orang-orang akan menjalankan shalatnya dengan menghadap mukanya ke ka'abah. Pengikut-pengikutnya akan menawan kota-kota Persi, Taush dan Bulhuh serta lain-lain tempat besar sekelilingnya. Rakyat akan kacau menjadi satu, dan orang pandai-pandai di tanah Persi akan menggabungkan diri dengannya."  

Alangkah tepatnya nubuatan ini, yang digenapi pada tahun 17 Hijrah atau Mei 638M didalam pemerintahan Khalifah Umar bin Khaththab pasukan-pasukan Islam menyerbu ke Persia, dan gugurlah takhta kerajaan orang Persi. Rajanya yang kejam-melarikan diri ke Asyria meminta suaka. Hal ini tepat 29 tahun sesudah kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. Heran, heran benar saya jadinya kalau Kraemer, doctor orientalis barat menuliskan keadaan Muhammad sebagai "seorang yang kurang Ilmu" - "pawang unta" - "Muhammad yang tidak pernah melihat Qur'an yang sekarang ini." (Apakah Yesus dan Paulus juga sudah melihat Injil yang seperti sekarang ini Doctor???).

Yang kemudian, oleh pengikut-pengikutnya dikhayalkan Muhammad pernah naik ke surga. "Qur'an adalah hanya karangan Muhammad yang dipaksakan kepada pengikut-pengikutnya, berisi jiplakan Perjanjian Lama yang bersifat sajak yang kadang kadang sangat pelong bunyinya dan dibuat-buatnya saja" (supaya lebih puas, bagaimana dan sampai dimana penilaian Dr. Kraemer, baiklah dibaca saja buku "Agama Islam" karangan Dr. Kraemer, yang diterbitkan oleh BPK Kwitang 22 Jakarta terbitan
dalam kitab agama yahudi dan nasrani:

Nabi Muhammad dalam kitab Tripitaka (Budha): Sang Maitreya
Pemimpin Budha,  Sidharta Gautama telah meramalkan kedatangan seorang manusia yang diberi wahyu. Dalam Doktrin Budha (The Gospel of Buddha) oleh Caras (hal.217-8) disebutkan bahwa Budha agung yang akan datang ke dunia ini dikenal sebagai “Maitreya”. Yang berarti “pemberi rahmat”. Merujuk pada tugas mulia rasulullah bahwa beliau bertugas sebagai rahmatan lil alamin bagi seluruh umat manusia .
“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta  alam (rahmatan lil alamin)” Al-Quran Surat 21 (Al-Anbya) : 107
Lebih jauh lagi  kitab suci kaum Budha, disebutkan  bahwa sang  Sidharta Gautama berkata“Para pengikutnya (Maitreya) berjumlah ribuan orang, sementara jumlah pengikutku ratusan orang.” Faktanya, pengikut Nabi Muhammad saw berjumlah ribuan orang (sekarang tentunya jutaan).
Dalam Doktrin Budha (oleh Caras, hal.214), seorang Budha yang tercerahkan itu dilukiskan sebagai memiliki kulit yang amat terang dan bahwa seorang Budha memperoleh “pandangan yang luhur di malam hari”. Dalam kenyataan sejarah, Nabi saw acap melakukan shalat malam (tahajjud) sebagai pantulan cintanya yang mendalam kepada Sang Pencipta. Selama hayatnya, Nabi saw tidak pernah meninggalkan shalat malam. Buahnya, beliau mendapatkan pandangan yang tajam untuk merekonstruksi peradaban baru manusia, peradaban Islam.
Dalam Si-Yu-Ki, jilid 1, hal.229, tertulis bahwa “…tak satu kata pun yang mampu menguraikan kemuliaan pribadi Maitreya.” Fakta telah membuktikan, baik kaum muslim maupun non muslim yang melakukan kajian secara obyektif sepakat bahwa Muhammad saw sangatlah rupawan dan menarik baik dari sisi lahiriah maupun batiniah. Ketegasan dan kelembutan pribadi beliau memanifestasikan sifat-sifat Tuhannya. Inilah yang menyulitkan pemaparan kemulian pribadi Nabi saw.  Dalam kitab dan jilid yang sama, tercantum “…suara indah dari Bodhisatwa (Maitreya) begitu lembut, merdu, sekaligus santun. Mereka yang mendengar tidak pernah merasa bosan dan puas.” Nabi saw yang lahir dari kalangan Arab tentunya paham benar akan bahasa Arab. Dan, bahasa Arab yang digunakan al-Quran luar biasa indahnya. Karena itu, al-Quran Suci sendiri dinilai sebagai suatu karya kesusastraan khusus dengan bobot tertinggi yang memberikan manfaat kepada kawan dan lawan. Kelembutan Nabi saw dan keindahan bahasa al-Quran menjadikan setiap perkataan Nabi saw tidak pernah dikenai rasa bosan dan letih untuk disimak.
Disebutkan bahwa Budha tersebut tidak punya guru, yakni tanpa menempuh suatu jenjang pendidikan formal. Gautama juga menekankan bahwa Budha itu seorang yang bersahaja yang mengatakan keselamatan itu hanya tergantung pada amal perbuatan individu. Nabi saw sendiri tidak pernah belajar sama sekali dari seorang guru pun. Ilmu yang beliau dapatkan murni dari Allah sebagai buah perenungannya akan kenyataan semesta ditambah kesucian jiwanya.
Satu ciri lagi yang mengacu pada diri rasulullah adalah saat meninggal bentuk fisik tidak akan nampak kembali (setelah Nabi Muhammad wafat, gambar/wujud fisik beliau tidak ada, karena Islam melarang wujud Nabi.
Nabi Musa tidak sanggup melihat wujud Tuhan ALLAH YANG MAHA ESA:
   Nabi musa.as. pernah berkeinginan melihat allah lau allah berfirman “ wahai musa jika kau ingin melihatku maka pergilah ke bukit sinai’’ sampai di Bukit sinai mata musa tak mampu memandang bukit yang penuh dengan cahaya suci yang terang lagi maha Menyilaukan.Coba berfikir apakah cahaya Itu sama dengan Manusia ? Jawabanya tidak.
  Bahkan umat nasrani dan Yahudi menganggap dirinya juga TUHAN /Anak tuhan padahal Nabi mereka tidak mengaku seperti itu, Mereka hanya menduga –duga hingga mereka sesat dan dis esatkan allah karena Itu pembalasan allah karena mereka mencoba menipu allah lalu allah membalas tipu daya mereka sebagaimana Pendeta ahli kitab Terdahulu dan orang-orang yang ahli Taurat yang memalsukan ajaran Allah di dalamnya.Islam adalah penyempurna dari agama-agama allah terdahulu dan AL-qur’an Sebagai pengganti kitab yang di palsukan oleh para ahli Injil dan taurat dan akan di jaga allah sampai akhir zaman.
Kesimpulan:
Jadi sudah banyak bukti bahwa Islam agama yang maha Benar.Agama Islam tidak pernah mengajarkan Pembunuhan tetapi justru umat Kristen dan Yahudi yang selalu melakukan Kolonialisme ( Penjajahan dan penindasan terhadap negara -negara mayoritas muslim) .Nabi Muhammad Mempunyai banyak Istri Bukan karena Nafsunya melainkan perintah Allah untuk menafkahi janda-janda miskin dan perintah allah agar Wanita yang di nikahi Itu tidak masuk ke agama lain dan tetap berpegang teguh pada Islam
Saya Pernah membaca sabda dari Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist shoheh yang menyatakan bahwa Jumlah Nabi ALLAH itu ada 124.000 nabi. nabi dari agama Hindu,budha ,nasrani dan Yahudi adalah Juga termasuk nabi ALLAH yang mengetahui akan adanya seorang Muhammad di dunia namun ajaran nabi Mereka Itu di tukar,di sesatkan,dan di simpangkan oleh umat-umat mereka terdahulu yang Iri Hati karena Muhammad Bukan terlahir dari kalangan,golongan,keturunan,dan bangsa mereka melainkan dari Bnagsa yang Kecil di negeri Arab( suku Quraish)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar